07.27.08
Menuju Kemenangan Dakwah (1)…
Tentang Pilwalkot lagi nih…
Ikhwahfillah, jadi teringat cerita seorang akhwat yang di kejar-kejar pendukung calon kompetitor di daerah Sukawarna saat Direct Selling… Yaa, ternyata setelah membaca-baca kembali taujih-taujih riayah, salah satu Tabi’at da’wah atau sunnatud-da’wah adalah bahwa da’wah tidak serta merta mendapatkan kemenangannya tanpa melalui proses pengujian terhadap para kader dan pendukungnya.
Ketetapan ini berlaku semenjak Nabi Nuh ‘alaihis-salam (sebagai nabi yang Allah swt utus setelah adanya kemusyrikan), sampai kepada nabi akhir zaman, nabi kita Muhammad saw. Dan akan terus berjalan sampai hari kiamat nanti, tanpa ada perubahan dan pergantian. Kita bisa mengingat kembali firman Allah sebagai berikut ini:
Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga, padahal belum datang kepadamu (cobaan) sebagaimana halnya orang-orang terdahulu sebelum kamu? Mereka ditimpa oleh malapetaka dan kesengsaraan, serta digoncangkan (dengan bermacam-macam cobaan) sehingga berkatalah Rasul dan orang-orang yang beriman bersamanya: “Bilakah datangnya pertolongan Allah?” Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Allah itu amat dekat. (QS Al Baqarah: 214)