Muslimah dalam Politik Da’wah dan Da’wah Politik

Published Desember 25, 2008 by Anni Marliansyah

            Dalam surat Ali Imran ayat 104 dan 110 serta surat An Nisa ayat 124, secara tersirat disebutkan bahwa peran muslimah dalam dakwah adalah sebuah keniscayaan dan kebutuhan. Keberadaan muslimah merupakan salah satu indikasi keberhasilan (performance indicator) Dakwah. Muslimah merupakan salah satu sayap di antara “dua sayap” pesawat terbang dakwah di mana satu sayap lainnya adalah laki-laki. Pesawat terbang dakwah ini tidak akan terbang tinggi ke angkasa jika hanya mengandalkan satu sayap saja. Keikutsertaan dan kebersamaan muslim dan muslimah adalah suatu hal yang tak bisa dihindari.

            Politik dakwah bagi muslimah adalah sebuah hal yang penting. Politik dakwah dapat mengasah ketajaman intuisi, memberi pengayaan tsaqofah, meningkatkan kemampuan membaca peta da’wah (membuat SWOT), mempermudah untuk penyusunan strategi dan program, menghaluskan langkah dan bahasa da’wah, dan membuat muslimah cerdas untuk mengambil moment sejarah karena kesempatan emas tidak berulang dua kali.

            Saat muslimah sudah memiliki politik dakwah, maka dakwah dalam dunia politik juga merupakan hal yang tak kalah pentingnya. Dakwah politik merupakan simbol kesempurnaan ajaran Islam. Dakwah politik dapat membangun kesadaran untuk tercapainya pencerahan pemikiran, pemahaman, dan perilaku shalihat secara massif. Dakwah politik dapat mengokohkan ”basic paradigma” bahwa masa depan kebangkitan dan kekokohan peradaban dimulai dari rumah dan keluarga.

            Pada akhirnya, keberadaan muslimah dalam dakwah politik diharapkan dapat membangun dan menata massa mayoritas yang diam (the silence majority yaitu kaum muslimah). Serta bisa mengambil posisi tawar yang strategis untuk peran-peran politik (bicara akurat, cerdas, visioner, dan terukur).

***

 

Sebuah tulisan yang sangat bagus dari Ibu Wiwi. Saya hadiahkan untuk adik-adik (akhwat) pemegang tongkat estafet dakwah selanjutnya (di ranah siyasi). Semoga bisa menjadi motivasi untuk tetap istiqomah di ranah terjal lagi berbatu ini.

 

Akhirnya…

Published Oktober 30, 2008 by Anni Marliansyah

Waktu ujian Teknologi Ekofarming, Kamis 30 Oktober 2008, pukul 15.00-18.00 @ 9020.

Cling… (bunyi Nokia N-73 ku)

Si Sulung Gesa :

“Akhirnya setelah proses yang sangat panjang. Akhirnya bangsa Indonesia memiliki UU Pornografi, siang tadi telah resmi diundangkan…”

Si Bungsu Ridwan :

“Alhamdulillah telah sepuluh tahun akhirnya Indonesia punya UU Pornografi. Ini bukan akhir perjuangan kita. Ayoo smangat berjuang…”

Alhamdulillah, akhirnya…

ALLAHUAKBAR !!!

Melihat foto-foto…

Published Oktober 20, 2008 by Anni Marliansyah
Foto-foto waktu jaman muda@ Kampus…
Menatap Langit
Menatap Langit di atas kampus ITB
Turun ke Jalan

Turun ke Jalan

Sobat Bolang

Pake Jaket Bolang

Ibu Guru

Jadi Ibu Guru

Rapat

Rapat

Naik Gunung

Naik Gunung

Napak Tilas

Napak Tilas

Jalan-jalan ke UI

Jalan-jalan ke UI

Ketemu tokoh. Mana HNW nya?

Ketemu tokoh. Mana HNW nya?

Briefing...briefing...

Briefing...briefing...

Darma wanita Wira Kreasi Berkarya

Darma wanita Wira Kreasi Berkarya

Nge-Lap

Nge-Lap

Semua ada saatnya…

Published September 26, 2008 by Anni Marliansyah

Selamat kepada rekan-rekan yang telah menjalani Sidang Program Sarjana periode wisuda Oktober 2008 !!!

Barakallah, selamat menempuh kehidupan selanjutnya !

Menjadi batu bata yang lain dalam bangunan peradaban…

 

Teh Ninda (TL 2003) dan Teh Puput (TL 2003)

Dag dig dug banget waktu nungguin teteh-teteh seperjuanganku ini sidang  di Ruang Harun, Lt 2 Gedung TL Lama, di hari yang berbeda. . Alhamdulillah, setelah melewati kurang dari 2 jam sidang, mereka dinyatakan lulus. Barakallah ukhtiy! Aku tahu, kalian sudah menunggu lama untuk ini…

 Gilang Widyawisaksana HP (GD 2004)

Sodara tiri yang satu ini mendahului rekan-rekan sependeritaannya yang lain. Satu nasihat Gilang yang saya ingat satu hari setelah dia seminar, “Siapa yang menolong agama Allah, maka Allah pasti akan menolongnya”.

Hmm… terimakasih sudah menginternalisasikan kembali ayat-ayat itu bro’!

Alfian Nur Mahendra (FT 2004)

Nah, si Alfi (Ketua Tim Promotor Bolang) ini emang udah bisa lulus dari bulan Juli kemarin. Tapi gara-gara ikut pemilihan Mahasiswa Berprestasi, lulusnya jadi diundur. Barakallah ya Fi! Cepet-cepet selesein S2 dan S3 nya! Biar jadi ADKP (apaan itu?!). Tapi katanya sih mau balik ke Blora.

 Diah Ajeng Setiawati, Novi Nuryani, Elgia Melissa Kirana, dan semua teman-teman TL 2004 ku tersayang yang jumlahnya 36 orang.

Jumlah anak TL 2004 yang belum lulus berjumlah 66 orang… Smangat !!

Jadi ingat masa-masa 4 tahun-an yang lalu, hari pertama kuliah di GKU Barat Ruang 9133 (kuliah Kimia Dasar 1 A) sampai pada hari kuliah terakhir bulan Mei 2008 lalu (kuliah Pengelolaan Limbah Industri, tapi aku merelakan tidak bersama kalian di hari itu karena berangkat Aksi Menolak Pornografi dan Pornoaksi ke Jakarta…Padahal habis kuliah terakhir dengan menggunakan Dress Code Baju Pantai, langsung foto angkatan T_T)

Jika tua nanti kita tlah hidup masing-masing…

Ingatlah hari ini…

Ikhwan dan Akhwat 2004 lainnya yang tidak dapat disebutkan satu per satu.

Beberapa yang saya ingat : Yani Handayani FA 2004, Endah FA 2004, Tita Salafiyah FA 2004, Kartika Akbaria TI 2004, Jami TI 2004, Ilham Fathoni IF 2004, Aa Pian Nopiana TG 2004, Adek Satim TM 2004, dll

 

Sobat Bolang angkatan 2004 yang belum lulus:

Cegi dan Pipi yang entah dari jaman kapan udah mulai ngerjain TA. Cegi yang data TAnya diulang dan Pipi yang bakterinya udah pada jenggotan. Asalnya mau lulus Juli 2008, diundur jadi Oktober 2008. Pipi yang lagi mengusahakan bisa Maret 2009, dan Cegi yang lagi sakit dari Bulan Agustus dan masih terbaring di Rumah Sakit, jadi harus diundur lagi 1 semester. Jadi kita barengan Bulan Juli 2009 Ceg?

 Nisa, Kyky, dan Essa. Anak2 SITH yang juga kemungkinan besar lulus Maret 2009. Nisa yang ngerjain TA proyekan dosen sejak awal semester 8, Kyky yang akan segera mengamati Rusa di Pangandaran, dan Essa yang kemarin rajin beli zat kimia di Lab TL untuk TAnya.

 Army yang katanya target lulusnya dimajuin dari Juli 2009 jadi Maret 2009, tapi tanda-tandanya sih masih lama lulusnya. Peace my !!! Sibuk memulai bisnis dulu nampaknya.

 Bobby yang sedang mem-BoShan. Kalau ngikut aturan sih nemenin Bu Press sampai LPJ, kalau gitu berarti lulusnya Juli 2009 dong.

 Radit yang katanya lulus Juli 2009 juga gara-gara ngulang KP dan ganti topik TA.

 Aji, katanya mau lulus Maret 2009 juga.

 Jarwo, bos tim Kampanye Langsungya Bolang. Mau lulus kapan wo?

 Adis yang TAnya baru mulai dan topik TAnya hampir mirip dengan topik TAku. Mau lulus Maret 2009 katanya. Smangat Dis!

 Erqurani alias Ani BI berencana lulus Juli 2009. Ayo ukht, semangat ! Kan tanggal 09 bulan 09 tahun 09, dirimu sudah ada rencana besar ^_-

 Febi yang pingin lulus Maret 2009 juga. Gimana ukht, jadi? Barengan kita aja deh lulusnya ^_~

 Dhian yang sudah lama tak berbincang-bincang dari hati ke hati. Kalau engga salah, rencananya lulus Juli 2009 ya?! Amien.

 Kiki Djangko ku sayang. Dulu kita pernah janji lulus bareng, bisnis bareng, dan S2 bareng… Kiki ngga jadi lulus Maret . Jadinya lulus Juli 2009.

 Aku ?! InsyaAllah ikut wisuda periode Juli 2009 (nyantei Ki, aku engga akan ninggalin Kiki deh ^_^) Bukannya apa-apa, TAnya belum sempet dikerjain juga sampai sekarang. Peace !!!

Kata di Jalan Cinta!

Published September 15, 2008 by Anni Marliansyah

Satu kata cinta Bilal :

“Ahad!”

Dua kata cinta Sang Nabi :

“Selimuti aku..!”

Tiga kata cinta Ummu Sulaim :

“Islammu, itulah maharku!”

Empat kata cinta Abu Bakar :

“Ya Rasulullah, saya percaya..!”

Lima kata cinta Umar :

“Ya Rasulullah, ijinkan kupenggal lehernya!”

Hmm… Setiap pengukir sejarah memiliki caranya sendiri dalam mengekspresikan cinta. Begitu pun dengan orang-orang disekeliling kita atau mungkin juga dengan diri kita sendiri!

Bagaimana mencintai umat? Bagaimana mencintai bangsa dan tanah air? Bagaimana mencintai orang tua dan saudara? Atau mungkin, bagaimana mencintai orang terkasih? Semua dalam rangka mencintai Rabbnya.

(Inspirasi dari buku “Jalan Cinta Para Pejuang” karya Salim A. Fillah)